Jumat, 22 Januari 2016

SUNDRIK purna

 lilitang benang dihandle sudah dilepas, 
panjang bilah 30 cm




 warangka purna, apakah perak campur emas.... ? bbrp bagian udah uzur (sobek ujung handlenya)

Bersama empu pembuatnya keris Kyai Sengkelat diperkenalkan kepada raja. Dan bukan hanya sang raja saja, tetapi semua orang yang melihat keris tersebut berdecak kagum. Walaupun sangat sederhana tanpa ada hiasan mewah di kerisnya, tetapi indah sekali bentuknya dan kualitas tempaan logamnya baik sekali. Keris itu sangat teduh, tidak angker seperti keris kebanyakan, tetapi dapat dirasakan kandungan kekuatan gaib yang tajam di dalamnya. Dan sekalipun dalam pembuatannya menggunakan bahan meteorit, tetapi sama sekali tidak menimbulkan gambar pamor pada badan kerisnya. Keris tersebut hitam gelap (keleng) tidak berpamor. Ciri-ciri keris seperti itu baru kali itu ada dalam dunia perkerisan. 
Karena itulah keris tersebut kemudian dinamai keris Sengkelat, artinya tidak diduga bahwa keris yang tampak sederhana bentuknya, tidak menampakkan tanda-tanda kemewahan dan kewibawaan, ternyata menyimpan sebuah kekuatan yang besar. Di dalam kesederhanaan bentuknya, keris Kyai Sengkelat telah menepiskan keraguan banyak orang tentang keampuhannya (soponyono).


081258132115


Tidak ada komentar: